It Could Be Love, An Interview With Raisa

Some singers got the voice while some just rest on their pretty face. Luckily, Raisa punya keduanya. 

Raisa Andriana bersandar di tembok sambil meminum air mineral yang diberikan manajernya, kami baru saja melakukan photo shoot di atap terbuka saat matahari sedang luar biasa teriknya dan masih ada dua looks lagi yang harus ia pakai. Tak ada keluhan sedikit pun keluar dari mulutnya walau jelas terlihat ia juga kepanasan dan sesekali mengipas-ngipas wajahnya di jeda antara take. Meski demikian, mood-nya tidak pernah turun dan dengan luwes ia menuruti arahan stylist dan fotografer sepanjang photo shoot yang memakan waktu kurang dari dua jam ini. Begitu selesai, ia langsung mengganti pakaiannya dengan basic tee dan jeans. Sambil melihat-lihat hasil foto hari ini dengan antusias, ia pun menyempatkan diri untuk mengobrol sejenak dengan saya.

Di saat televisi kita sedang dibanjiri aneka boyband dan girlband yang tampil lip sync, sosok Raisa memang membawa angin segar tersendiri bagi musik Indonesia. She’s undeniably pretty dan suara indah yang terdengar di self-titled debutnya murni hasil latihan otodidak tanpa polesan studio rekaman, or worse, auto tune. Saat sedang dirias, ia sempat berlatih kecil menyanyikan lagu “Andai” milik GIGI dari iPad pink miliknya sebagai persiapan gladi resik Tribute to GIGI yang disiarkan di salah satu TV swasta. Jadwalnya memang tergolong padat, selain sibuk promo di berbagai media dan menjadi line up ajang Urban Music Cross Over yang berlangsung di 5 kota besar Indonesia, ia masih berkuliah di Binus International jurusan Marketing. But does she always know she wants to be a singer? “Aku punya banyak cita-cita, cuma yang selalu terpikir itu aku ingin nyanyi. Mungkin aku memang nggak ngebayangin kalau aku bakal jadi penyanyi profesional yang menjadikan itu sebagai karier, tapi kalau bicara tentang passion, dari dulu passion aku memang nyanyi dan Alhamdullilah sekarang passion ini bisa jadi karierku.” Ungkap gadis kelahiran Jakarta 6 Juni 1990 ini. Ia menyebutkan soundtrack film Disney seperti “A Whole New World”, “Part of Your World” dan “Hakuna Matata” sebagai influensnya sejak kecil sebelum ia mulai menggemari old skool RnB dari Boyz II Men dan her all-time favourite, Brian McKnight. Tentang Brian McKnight, dengan semangat Raisa menceritakan betapa senang dirinya saat Brian McKnight memujinya lewat Twitter setelah melihat video Raisa meng-cover lagu “Still in Love” di YouTube.

Penggemar serial Friends dan How I Met Your Mother ini mengungkapkan jika bernyanyi bukan satu-satunya passion yang ia punya, ia ternyata juga memiliki minat khusus untuk interior design. “Karena ternyata aku nggak bisa gambar,” jawabnya sambil tersenyum saat ditanya kenapa ia tidak memilih kuliah Desain Interior, “Aku cuma belajar banyak dari buku-buku dan sudah pernah ngerjain beberapa kamar jadi agak pede lah.” Lanjutnya. What about her guilty pleasure then?Eating!” Serunya spontan, “Sebenarnya jangan take guilty in your pleasure, you eat and then you exercise its okay. Lagian aku bukan cewek yang ‘wah gue harus kurus banget’, I like to keep my shape and womanly figure, justru memang nggak mau terlalu kurus juga. So, makan ya makan aja asal sehat, jadi nggak pernah niat diet atau apa.” Jelasnya. Tapi tentu sebagai public figure, ia sering mendengar omongan miring yang seolah menuntutnya untuk tampil sekurus model, “Ada banget, apalagi di Twitter ada saja orang yang komennya suka jahat, ngomong apa saja terserah mereka. Intinya harus secure dengan diri sendiri, pertama-tama memang aku masih dengerin banget apa kata orang-orang itu, cuma ya setiap orang kan punya pendapat masing-masing.”

Diet mungkin bukan prioritasnya, ia lebih memilih menjaga badan dengan menyempatkan diri berolahraga, minimal dengan berlari setiap pagi. “Aku memang mau nurunin berat badan, tapi alasan berolahraga juga lebih untuk meningkatkan stamina saat manggung. Dan aku sebetulnya nggak terlalu ngerti cara ngejaga vokal, karena aku bukan tipe yang ngejaga banget vokal dengan nggak makan gorengan atau nggak minum air es misalnya. Aku nggak bisa soalnya air es kan enak dan gorengan juga enak… haha. Jadi aku berusaha jaga kesehatan in general, karena jadi penyanyi itu intinya nggak boleh sakit,” ungkapnya. Bila memiliki waktu luang, ia memilih menghabiskannya di rumah dengan bermain bersama kucing Persia miliknya (“I’m totally a cat person!”) dan mencoba resep baru di dapur. “Aku suka banget masak karena ibuku sering masak, aku jadi sering ke dapur juga.” Ucapnya sambil menyebut roasted chicken with Italian herbs sebagai masakan andalannya. Kegiatannya yang lain? Bermain dengan iPad untuk sekedar mengupdate akun instagram miliknya atau membalas tweet dari followernya. “Aku setiap hari menyempatkan waktu untuk reply, karena kalau dapat tweet yang bagus-bagus, nggak mungkin nggak make time to say thank you karena if some stranger praise you, kamu nggak bisa bilang ‘ah sudah biasa dibilang bagus’, pasti selalu senanglah bacanya,  you never get used to it.”

Untuk soal personal style, Raisa mengaku jika dirinya tak mempunyai seorang style icon tertentu, tapi dia sering membuka blog-blog fashion dan menyebut Cupcakes and Cashmere sebagai blog yang sering ia browse. “Aku nggak terlalu fanatik ke satu label tertentu tapi kalau ke Forever 21 pasti nggak mungkin nggak beli apa-apa, haha.” Jawabnya saat ditanya tentang label pakaian favoritnya. “Untuk berpakaian sebenarnya aku lebih ke balance sih, kalau atasan yang aku pakai sudah girly bawahannya jangan terlalu girly juga, misalnya kalau pakai rok ya aku pakai kaus, jadi lebih mix and balance.” Tukasnya. Dia mungkin lebih memilih t-shirt dan jeans yang nyaman untuk beraktivitas sehari-hari, tapi selayaknya seorang perempuan, ada satu fashion item yang menjadi favoritnya, which is?I love being in heels, I love how it feels. Untuk sehari-hari aku lebih nyaman dengan flats, tapi kalau pakai heels, I just feel fabulous.

As published in NYLON Indonesia November 2011

Foto oleh Michael Cools.

Advertisements

One thought on “It Could Be Love, An Interview With Raisa

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s