Mixtape: Answer Sheet

Mendengar bunyi ukulele, biasanya kita langsung membayangkan suasana pantai berpasir putih dengan pohon-pohon kelapa dan segelas piña colada di tangan. Kamu bebas memilih pantai mana pun, mulai dari Pantai Waikiki di Hawaii, tempat instrumen petik tersebut berasal, hingga Pantai Sadranan di Yogyakarta, yang menjadi sumber inspirasi bermusik bagi Answer Sheet. Unit musik asal Jogja yang terdiri dari Wafiq Giotama (Ogi, ukulele/vokal/tamborin), Mas Gilang Karebet (Karebet, ukulele/vokal/keyboard) dan Abdullah Haq (Abi, bass/backing vocal) ini memang mengandalkan bunyi ukulele untuk membangun musik mereka yang easy listening dan nyaman didengarkan di hari libur. “Lebih mudah dieksplor, lebih portable, kebetulan referensi musik juga banyak yang pakai ukulele, dan menyenangkan.” tandas Ogi tentang alasan mereka memilih ukulele sebagai senjata utama. Dengan influens meliputi Beirut, Jens Lekman, Jake Shimabukuro dan Dent May, trio yang lebih memilih disebut duo (“Karena dihitungnya dari nol! Haha” ucap Ogi) ini telah merilis beberapa single seperti “Stay, Leave”, “A Love Beach, Sadranan”, “The Pleasant Drink of United Ink” dan beberapa cover dari band-band seperti Coldplay, Netral dan Blur yang terdapat dalam dua EP mereka, Uku Got EP Live in Bedroom dan SEA Indie Singles “SEA001: Answer Sheet”. Sambil menunggu dirilisnya LP pertama mereka, nikmati dulu mixtape berisi racikan lagu-lagu pengisi liburan ala mereka dan mulai belajar memainkan ukulele di liburan kali ini. 

 

Kishi Bashi

“Manchester”

Sejauh ini 151a merupakan salah satu rilisan favorit di tahun 2012. “Manchester” memiliki aroma warm feeling tersendiri, terutama saat menyusuri trotoar kota di pagi hari setelah berkutat dengan rutinitas selama berbulan-bulan.

 

Israel Kamakawiwo’Ole

“White Sandy Beach Of Hawaii”

Dan memang lebih baik untuk tidak melupakan ukulele dengan permainan alunan tembang hits lawas ketika berduaan bersama pasangan di pantai. Google it: “Bruddah Iz” – sebutan akrab Israel, RIP – lalu kamu akan menemukan fakta kalau beliau adalah salah satu legenda yang paling dikenal dari scene musik Hawaii.

Tommy Guerrero

“Thank You MK”

Siang yang panas, berbaring di kamar dengan segelas limun dingin. Melamun, memandang langit-langit. Imajinasi liar membawamu berjalan di pinggiran pesisir laut Meksiko. Dari jauh tampak bangunan bar terbuka ala Maladewa, lengkap dengan pengunjung yang mengenakan aloha shirt.

 

Depapepe

“Summer Parade”

Lagu favorit dari Depapepe. Cocok ketika terbangun di pagi yang cerah (masih) di pinggir pantai. Ada jet ski, paraseling dan permainan lainya. Jika difilmkan, kamera menangkapmu dari helikopter yang terbang tinggi sambil mengikuti movement dari depan. TV banget deh.

Petty Booka

“Let’s Talk Dirty In Hawaiian”

Walau kurang begitu paham dengan kata-kata kotor yang diucapkan, namun mencari kosakata baru akan menyenangkan dalam menghabiskan waktu liburan. Petty Booka adalah duo ukulele wanita menawan dari Jepang yang sudah ditinggalkan semua founding member-nya.

 

Two Door Cinema Club

“What You Know”

Kembali ke kota di malam hari bersama teman-teman hits nan hip. Berhenti di sebuah klab malam dengan dua pintu, memasukinya kemudian dilanjutkan dengan momen girang bersama. Ya, a club with two door, literally.

Jubing Kristianto

“Ayam Den Lapeh”

Lagu Minang yang dibawakan ulang oleh gitaris fingerstyle Indonesia, Jubing Kristianto. Mungkin komposisi tersebut dapat mengingatkanmu tentang semua yang sudah kamu jelajahi di museum pada waktu siang tadi.

Beirut

“Elephant Gun”

Salah satu influence terbesar kami dalam bermusik. Zachary Francis Condon cs selalu berhasil membuat musik yang kaya. Alasan utama mengapa lagu ini masuk dalam playlist adalah karena liriknya: “Let the season begin…” Memang seharusnya musim liburan dimulai.

 

Foals

“Spanish Sahara”

Terkadang liburan tidak harus selalu menyenangkan. Sikap galau bisa jadi alternative dalam mengisi waktu liburan. Ditambah menjadi penghuni Twitter ababil yang sarat akan galau. Alunan sunyi ini dapat membuatmu lebih galau walau sedikit. Ayo liburan galau!

 

Benjamin Francis Leftwich

“Atlas Hands”

Track ini kami persiapkan untuk mengakhiri liburan. Tidak bisa membohongi diri kalau kamu masih ingin liburan. “Cause I’m still in love with that place…” katanya. Semua kenangan liburan akan tersimpan dalam benakmu dengan lagu ini.

As published in NYLON Indonesia June 2012

Photo by Galih Indra Setyanto

http://www.answersheet.co.nr/

Advertisements

One thought on “Mixtape: Answer Sheet

  1. Some nice uke tunes there, thanks.

    For the Petty Booka clip, you’ve actually put up a link to “Ukulele Lady” instead of “Let’s Talk Dirty In Hawaiian”; you might want to change that if you’re really after the second number.

    Best wishes.

    Using Google Translate From English into Malay: /
    Menggunakan Google Translate Daripada Bahasa Inggeris ke dalam Bahasa Melayu:

    Beberapa uke nada yang bagus di sana, terima kasih.

    Bagi klip Petty Booka, anda sebenarnya meletakkan pautan kepada “Lady gitar kecil” dan bukannya “Mari kita Talk Dirty Dalam Hawaiian”; anda mungkin mahu berubah bahawa jika anda benar-benar selepas nombor kedua.

    Maju jaya.

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s