Stealing Days, An Interview With Stealing Sheep

Berbekal bunyi lo-fi dari synth Casio yang dipadukan dengan gitar psikedelia, Stealing Sheep mencuri perhatian semua orang, mulai dari Tavi sampai Paul McCartney.

Like any other day, saya menyempatkan membuka Rookiemag.com, situs milik Tavi Gevinson yang penuh hal-hal menakjubkan, dan melihat video berisi Tavi yang sedang membuat handmade tiara. Di video itu, selain tiara-tiara buatan Tavi dan kucing gendutnya yang lucu, ada satu lagi yang menarik perhatian saya, yaitu lagu latarnya yang berjudul “Noah’s Days” dari Stealing Sheep, satu band yang belum pernah saya dengar sebelumnya. After a few Googling, Youtubing and blog walking, saya mendengarkan beberapa lagu mereka lainnya seperti “The Mountain Dogs”, “Hole in the Water” dan “Your Saddest Song”, dan saat itu juga mengumumkan lewat Twitter jika mereka adalah band favorit terbaru saya.

Banyak alasan untuk jatuh hati dengan tiga orang perempuan asal Liverpool ini, entah karena kemampuan mereka meramu harmoni vokal, folky guitar riff dan bunyi 60’s psych dari keyboard/synth mereka ataupun penampilan atraktif mereka di atas panggung yang sering memakai dress hippie. “Kami memilih menjadi band dengan personel perempuan karena kami menyukai harmoni vokal perempuan tapi terkadang kami juga dibantu marching snare oleh Joel Murray dan dulcimer dari Tom Fairhurst. We’re just into different sounds from lots of people.” ungkap Rebecca Hawley, vokalis/keyboardis band ini, dalam balasan emailnya. Rebecca yang biasa dipanggil Becky pertama kali bertemu dua personel lainnya Lucy (drum) dan Emily (gitar) di Lark Lane, sebuah jalan yang dipenuhi pub, kafe dan toko vintage di Liverpool (mirip Camden Street London) dimana dia bekerja di sebuah toko tak jauh dari kafe tempat Lucy dan Emily bekerja. Dari seringnya mereka berkumpul dan mengobrol tentang musik, mereka lalu menuliskan band-band yang mereka suka, membuat playlist dan memberikannya ke satu sama lain. Emily mendengarkan krautrock dan musik psychedelic 70-an, Lucy menyukai musik Gypsy, sedangkan Becky penggemar musik elektronik. Dari situlah mereka menentukan arah musik mereka. “Noah’s Days” adalah lagu pertama yang mereka ciptakan dan direkam memakai cassette player milik Becky, sehingga sound yang muncul terdengar lo-fi dan terdistorsi, raw dan sentimental di saat yang sama. “We didn’t want it to be soft. We wanted it to have a melancholic, haunting vibe” jelas Becky.

Tak sampai setahun sejak mereka terbentuk di bulan Juli 2010 dan merasakan tampil di berbagai gig unik mulai dari pub, sirkus, hingga pabrik teh, mereka merilis EP berisi 8 lagu berjudul “Noah & The Paper Moon” yang dirilis Heavenly Records (label London yang menaungi Manic Street Preachers dan Saint Etienne) dan membantu tur UK Emmy The Great dan Ólöf Arnalds. Ada cerita menarik saat mereka sedang merekam single “I Am The Rain” di studio legendaris Abbey Road. Disana mereka bertemu Paul McCartney yang kebetulan sedang mampir, jamming bersama di satu lagu dan memberikan advice untuk mereka. “Anehnya, saat itu saya tidak mengalami starstruck sama sekali, baru saat saya menelepon ibuku dan memberitahunya kalau saya baru saja jamming dengan Paul McCartney, reaksi heboh orangtuaku yang menyadarkanku jika ini adalah hal yang besar.“ kenang Becky, “Kurasa saya akan mengalami starstruck jika bertemu Björk, karena dia lebih menginspirasi saya.” sambungnya.

Saat ini ketiga wanita lulusan Liverpool Institute of Performing Arts ini sedang disibukkan proses rekaman materi-materi baru untuk LP pertama mereka di sebuah villa di daerah Perancis selatan milik cucu Charlie Chaplin. Untuk LP yang rencananya akan dirilis pertengahan tahun nanti, mereka merekamnya dengan semangat Do It Yourself untuk mempertahankan bunyi lo-fi khas mereka. Dengan jadwal Field Music Tour, SXSW dan Sound City di New York yang akan datang, I guess it’s only matter of time until their music bewitching you too.

 

As published in NYLON Indonesia February 2012

Photo by Jennifer Pellingri

www.stealingsheep.co.uk

Advertisements

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s