The Best Summer Ever, An Interview With Summer Camp

Bagaimana cara mengobati patah hati setelah ditinggal summer fling kamu? Coba dengarkan lagu-lagu Summer Camp. 

Rachel Berry di episode pertama Glee pernah berkata: “Being anonymous is worse than being poor.” Tapi bagi Jeremy Warmsley dan Elizabeth Sankey, dua musisi London yang membentuk Summer Camp, anonymity justru merupakan kemewahan tersendiri yang terpaksa mereka lepas saat lagu-lagu mereka terus mencuri perhatian para music blogger dunia. Proyek musik ini bermula dari bedroom project Jeremy, seorang multi-instrumentalist yang sebelumnya bergerak di genre folktronica, yang mengajak Liz temannya untuk mengisi vokal di lagu berjudul “Ghost Train”, sebuah lagu pop bernuansa 60’s girl group dengan viral video yang memakai footage dari film 80-an. Single itu juga yang menjadikan nama Summer Camp tercantum di setiap situs musik berpengaruh sekaligus membuat orang-orang penasaran tentang identitas mereka (awalnya mereka bahkan tidak punya foto publisitas dan malah mengirim foto polaroid dua orang yang sedang berciuman di pesta untuk artikel tentang mereka).

It’s easy to understand kenapa mereka bisa mendapat perhatian yang bahkan melebihi dari yang diharapkan. Di tengah menjamurnya boy-girl duo dengan musik nostalgic seperti Cults, Kisses, Big Deal, Minks, dan masih banyak lagi, Summer Camp mengambil influence dari film-film remaja Amerika tahun 80-an dan menggabungkan lo-fi, chillwave, sunshine pop dan synth pop yang terdengar manis dan ringan namun menyembunyikan lirik-lirik patah hati dan obsesi gelap di saat yang sama (“I’d make you love me so much that you’d ask permission to breathe” ancam Liz di lagu “I Want You”).

Sekarang, setelah beberapa single dan video menyusul, merilis satu EP berjudul Youth, dan tawaran manggung terus berdatangan, mau tak mau mereka mulai membuka diri terhadap media dan ternyata anggapan sinis yang mengatakan mereka hanyalah dua orang hipster yang sok misterius terbukti salah. They’re really nice folks yang bahkan masih mau menyempatkan membalas sendiri setiap email penggemar yang masuk di sela-sela tur Eropa untuk mempromosikan album debut mereka, Welcome to Condale, yang dirilis Moshi Moshi Records di hari Halloween kemarin. Via email, saya berbincang tentang album debut, rumor, dan film-film John Hughes favorit mereka.

Bagaimana ceritanya sampai kalian bisa bertemu kemudian membuat musik bersama?

Jeremy: Kami telah saling mengenal sejak lama. Suatu hari kami memutuskan untuk bersama-sama merekam satu lagu hanya dengan niat just for fun lalu mengunggahnya ke internet dengan nama samaran. Lagu itu kemudian ternyata mendapat respons sangat bagus dari blog-blog musik jadi kami memutuskan untuk melanjutkan proyek main-main ini. Kami berdua sangat senang bisa berada di band yang sama karena kami saling menutupi kekurangan satu sama lain dengan sangat baik.

Sebelum kalian membuka identitas kalian ke publik, apa gosip paling aneh yang sampai di telinga kalian tentang siapa orang dibalik Summer Camp?

Elizabeth: Kami pernah dikira Chris Martin dan Gwyneth Paltrow, haha!

Tolong ceritakan sedikit tentang proses rekaman album debut kalian

Jeremy: Ha, how nice to be asked! Prosesnya sendiri sudah lumayan lama jadi agak sulit untuk mengingatnya dengan detail. Let me see, yang saya ingat adalah menghabiskan berjam-jam di kamar tidurku yang sempit dan membuat lagu-lagu bersuara aneh, saya cenderung memasukkan suara paling aneh yang saya buat dan tidak pernah membuat sesuatu yang simpel jika saya bisa membuatnya rumit, haha. I’m still very proud of those days, saya bisa belajar banyak, tapi sekarang saya bersyukur bisa tergabung di sebuah band, I always wanted to be in a band!

Saya sudah mendengarkan kalian sejak single “Ghost Train” yang masuk ke kompilasi NME Radar, lalu kalian merilis EP dan sekarang kalian juga sudah mempunyai LP pertama kalian, apa yang kalian rasakan ketika telah berada di titik ini?

Elizabeth: It feels great, kami tak pernah menyangka akan sampai sejauh ini. Kami hanya senang membuat musik dan memainkannya di atas panggung, rasanya luar biasa saat hal itu menjadi pekerjaan utama kami sekarang.

Dimana Condale? Dan kenapa kalian memakainya sebagai judul album?

Elizabeth: Sebenarnya Condale bukan kota sungguhan. Condale adalah kota kecil yang ceritanya terletak di California. Semua lagu kami bertempat di sana, kami menyukai ide jika karakter-karakter di satu lagu dapat berinteraksi dengan karakter di lagu-lagu yang lain.

 

Apa influens terbesar untuk musik Summer Camp?

Jeremy: Wow, sulit untuk disebutkan dengan spesifik. Kami berdua menyukai film dan cerita bergenre coming-of-age seperti Freaks and Geeks, My So-Called Life dan film-film John Hughes. Kami juga menyukai banyak genre musik seperti Motown, Gracelands dan electronic.

So, apa film John Hughes favorit kalian?

Jeremy: We love them all. Mungkin Sixteen Candles karena humornya, Breakfast Club untuk dance scene ikoniknya dan Pretty In Pink karena tokoh Duckie. Ah, Duckie.

Di album ini ada lagu berjudul ‘1988’, apa yang kira-kira sedang kalian lakukan di tahun itu?

Elizabeth: Haha! Jeremy berumur lima tahun baru masuk sekolah di Venezuela, Amerika Selatan yang sama jauhnya dari Inggris dimana dia tinggal sekarang dengan Indonesia. Saya berumur empat tahun dan barangkali sedang makan..

Kira-kira suasana bagaimana yang paling tepat untuk mendengarkan album ini? Apakah kalian membayangkan situasi tertentu saat sedang membuat lagu?

Jeremy: Tidak juga, kami harap lagu-lagu ini bisa dipasang ketika orang ingin berdansa tapi juga saat mereka ingin santai mendengarkan musik sendirian di kamar. Seseorang bahkan pernah mengirim email dan memberitahu kami jika dia baru saja bercinta dengan diiringi lagu kami, which was weird! Haha

Dimana gig terbaik kalian sejauh ini?

Jeremy: Kami baru saja bermain di Oxford dan rasanya luar biasa! Show kami yang berkesan lainnya adalah di Bologna dan New York

Apa rencana kalian selanjutnya?

Elizabeth: Kami ingin suatu saat datang ke Indonesia untuk sebuah show! Lalu kami juga ingin mulai menulis untuk album berikutnya

 

http://www.wearesummercamp.com/

Advertisements

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s