The Melancholic Girls of Amna Oriana

Amna Oriana

I’ve been drawing ever since I can remember, dari kecil sejak saya memegang pensil untuk pertama kalinya,” ucap Amna Oriana, seorang desainer grafis dan ilustrator muda kelahiran Denpasar 22 tahun lalu yang kini berdomisili di Bandung. “Saat saya memegang pensil pertama saya pada waktu itu juga saya yang cuma sekadar bocah umur 3 tahun mungkin nggak ada kepikiran apapun. Tapi yang jelas sejak itu saya tidak pernah berhenti menggambar,” imbuhnya. Well, untungnya Amna tak berhenti menggambar, kalau tidak mungkin saat ini kita tidak akan melihat sosok-sosok gadis misterius dengan ekspresi wajah tak tertebak yang tergurat dari goresan pensilnya.

            “I gather inspiration from everything and anything. Basically, everything and anything pretty in any form. Although as for me, sudden sparks of inspiration usually comes at unexpected times; say it when I’m about to sleep or when I’m in the shower,” ungkap lulusan DKV ITB yang kini tengah menyelesaikan proyek ilustrasi untuk buku anak-anak dan beberapa commissioned works. Let’s find out more about her.

Endurance

Nama kamu unik, ada arti tertentunya?

My parents said Amna = aman (lol, I know), Amna means safety. Lalu Ayah saya mengambil Oriana dari nama Oriana Fallaci, she was a controversial Italian journalist, famed for her political interviews and World War II reports.

Kenapa suka sekali menggambar sosok perempuan?

Mungkin karena I’m a girl myself? Hahaha, pada dasarnya saya menggambar apapun yang menginspirasi saya dan membuat saya tergerak untuk menggambarnya. Nature, landscapes, pretty places, photographs, films, artworks, flowers. And also pretty people with ethereal face. I can stare at them for hours for artistic purpose.

Siapa saja ilustrator favoritmu?

It would take hours for me to ramble on about my long list of favorite artist and illustrators, but to sum it up, Audrey Kawasaki is my ultimate favorite artist. Dan juga Shaun Tan, Ray Caesar, Hikari Shimoda, Victo Ngai, Yuko Shimizu, Sachin Teng, William Joyce, dan Yoskay Yamamoto. Saya juga mengagumi karya Ykha Amelz dan Roby Dwi Antono.

Frida

Apa medium favoritmu?

Untuk manual, medium favorit adalah pensil dan cat air. Tapi belakangan ini saya lebih banyak berkarya dengan digital painting. 

Apakah kamu sering mendengarkan musik saat berkarya?

Selalu. I have this need to listen to Perfume’s songs when I work.

Apa doodle yang sering kamu buat kalau lagi bosan?

Hairs! Garis-garis detail untuk menggambar rambut adalah part yang paling saya suka.

Longing

Apa hal yang suka kamu lakukan di samping membuat ilustrasi?

Watch movies, take photos, read books, or just do nothing and rob my time to imagining and re-imagining entirely made-up scenarios in my head.

What’s your dream project?

To make visual book as pretty as Shaun Tan’s The Arrival.

Apa quote favoritmu tentang art?

Ini dari Sylvia Plath: “The worst enemy to creativity is self-doubt.”

 Wisdom Teeth

http://a-m-n.tumblr.com/

Advertisements

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s