On The Records: Anoa Records, Jakarta’s Freshest Indie Label

anoa

Di zaman ketika para musisi dan band hanya tinggal memiliki akun Soundcloud atau Bandcamp untuk mempromosikan musik mereka, apakah keberadaan label rekaman masih berarti? Well, selain label major yang paling terkena dampaknya secara ekonomi, keadaan ini secara menyegarkan justru memunculkan label-label indie di beberapa kota di Indonesia yang menampung berbagai rilisan paling menarik dari band-band lokal mereka. Dan serunya, semua itu dilakukan for the sake’s of fun dan kecintaan mereka akan band yang berkualitas. Salah satu label indie yang tengah menarik perhatian adalah sebuah label asal Jakarta bernama Anoa Records. Label baru yang digawangi oleh Peter A. Walandouw, Andri Rahadi, dan Ritchie Ned Hansel ini telah merilis dua album dari band roster mereka, yaitu duo alternative rock Jakarta bernama Barefood dan Seaside yang merupakan band indie pop bervokalis perempuan. Sebagai teaser, kamu bisa mendengarkan beberapa single dari kedua band yang mengusung aroma 90’s alt music tersebut di Soundcloud milik Anoa Records, namun saya menyarankanmu untuk memesan CD mereka langsung bila kamu ingin mendengarkan dua band paling fresh di Jakarta saat ini. Dengan dua rilisan awal yang menjanjikan tersebut, saya pun mengirim beberapa pertanyaan via email yang dijawab oleh Peter A. Walandouw sebagai representatif Anoa Records.

Hi, Peter, dari mana kalian bertiga memiliki ide untuk membuat label ini?

Ide label ini sendiri muncul gara-gara menonton film dokumenter Creation Records, Upside Down. Di dokumenter itu saya ngeliat betapa uniknya Alan McGee mendirikan labelnya. Lalu terbersit untuk membuat label, ide ini saya lempar dan gayung bersambut oleh yang lainnya. Tadda! Jadilah label ini.

What’s the story behind the name?

Hehe… Kita awalnya ingin milih nama label yang beda, nggak melulu bahasa Inggris. Nama yang tetap berkesan slenge’an, hahaha dan kayaknya asik kalau nama binatang lokal Indonesia, dan terpilihlah nama Anoa dari beberapa nama unik binatang lokal seperti trenggiling dan sebangsanya. Diucapinnya juga enak. Simpel gitu aja.

So how was it? Setelah akhirnya punya label sendiri?

Ternyata emang seru ya berada di balik layar, ngurusin rilisan sebuah band. Ada sensasinya juga hahaha! Intinya sih ya, kita bisa tahu seluk-beluk bisnis mikro untuk label semacam ini dan tantangannya.

barefood

Kalau daily job kalian sendiri sebetulnya apa?

Kami bertiga pekerja kantoran semua8 to 5, dan kami ngurusin label ini jika ada waktu luang selepas kantor hahaha!

Apa yang menjadi pertimbangan kalian untuk merilis sebuah record?

Sebenarnya kami sudah kenal band-band ini dan kenal baik dengan personelnya. Dan band-band yang bagus, fresh, dan potensial. Alhamdulilah, mereka tertarik untuk bekerjasama dengan label kami yang sebenarnya masih hijau. Pertimbangannya sederhana sesuai dengan moto kami: If we believe in something we hear, it’s better to record it. Dan kami melakoni label ini dengan santai sebenarnya, pokoknya rilis band yang kami sukai dan keren. tanpa harus pusing label ini harus seperti apa konsepnya atau artistik sebuah label kayak apa, seribet 4AD Record misalnya, hahaha! Kami sudah keburu pusing ngurus soal produksi.

Menurut kalian fungsi label sekarang ini apa?

Saling melengkapi saja. Promosi tak bisa mengandalkan publisher semata, tetapi juga sang artis. Social media sudah menjadi instrumen sangat penting dalam promo sebuah produk, apapun jenisnya. Sebenarnya tak ada yang berubah secara drastic sih dari fungsi sebuah label. Peran promo harus bersama-sama. Soundcloud itu juga penting banget untuk band-band baru memperkenalkan musik mereka.

Selain Barefood dan Seaside akan ada apa lagi yang muncul dari kalian?

Wah, sebenarnya kami ingin fokus dulu untuk dua band ini, Barefood dan Seaside, setelah merilis mereka, lalu memasarkannya, dan memastikan promo dan serapan di pasar berjalan dengan baik. Kedua band ini perlu banget dikenal skena lokal kita. Namun tentu ada beberapa nama band yang kami pikir layak dan hendak dijajaki kerjasamanya. Namun namanya belum bisa kami sampaikan, takut nggak jadi haha! Maklumlah ini label cekak dengan pendanaan dari sebagian gaji bulanan kami, hehe… doakan semoga lancar.

seaside

http://anoarecs.com/

 

Advertisements

One thought on “On The Records: Anoa Records, Jakarta’s Freshest Indie Label

  1. Kita tertarik nih,sebagai band dengan berbekal seadanya namun kita mempunyai konsep ngawur.
    Saya akan selidiki threat hingga ke markas Anoa.
    Tunggu kami pak! 🙂

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s