Influences: Scandal

Scandal Band

First look can be so deceiving. Itulah yang saya rasakan sewaktu pertama kali melihat foto keempat gadis Osaka yang bernaung di satu band pop rock bernama SCANDAL di suatu majalah. Prasangka awal saya mengatakan mereka adalah unit bubblegum pop yang menari-nari ceria dengan suara imut melengking. Namun begitu melihat beberapa video mereka di YouTube, terutama live show mereka, saya menyadari betapa prasangka tersebut tidak bisa lebih salah lagi. SCANDAL benar-benar sebuah girl band dalam arti sesungguhnya. Terdiri dari Haruna Ono (lead vocalist/secondary guitarist), Mami Sasazaki (lead guitarist/secondary vocal), Tomomi Ogawa (bassist/secondary vocal), dan Rina Suzuki (drummer/secondary vocal), keempat gadis cantik ini memulai karier saat masih memakai seragam SMA dengan tampil di jalanan dan taman di Osaka setiap akhir pekan, sebelum tak lama kemudian dikontrak indie label Kitty Records dan diundang tur ke 6 kota di Amerika Serikat, jauh sebelum mereka merilis mini-album pertama mereka, Yah! Yah! Yah! Hello Scandal: Maido! Scandal Desu! Yah Yah Yah! di tahun 2008.

Pencapaian impresif tersebut mengantar mereka ke major label dan pendengar yang lebih luas, menghasilkan 4 LP dan banyak singles yang merajai chart. Tahun lalu, setelah menggelar tur Asia kedua, mereka pun merilis album terbaru bertajuk Standard dan melempar video untuk single “Awanai Tsumori no, Genki de ne” di mana melihat empat gadis cantik memakai dress putih dan memainkan instrumen masing-masing sambil headbanging menjadi bukti jika tradisi band-band perempuan keren dari Jepang masih terjaga sampai detik ini. Kali ini, mereka membicarakan influens awal mereka dan obsesi mereka pada diva-diva J-pop.

Apa yang membuat kalian ingin membentuk band bersama?

Haruna: Kami semua pertama kali bertemu di sebuah sekolah dance dan vokal di daerah Kansai (Jepang bagian barat seperti Osaka, Kobe, Kyoto, dll), dan suatu hari seorang guru kami bertanya, “Kenapa kalian tidak mencoba memainkan instrumen?” guru yang sama juga menanyakan hal itu ke murid-murid lainnya, tapi akhirnya, cuma kami berempat yang terus lanjut bermain instrumen. Kami tak menyangka akhirnya bisa benar-benar menjadi band seperti sekarang ini.

Musik apa yang kalian dengarkan saat itu?

Haruna: Saya mendengarkan R&B dan J-pop yang waktu itu sedang sangat booming.

Tomomi: Saat itu saya sedang serius belajar dance, jadi saya banyak mendengarkan R&B.

Mami: Saya juga mendengarkan J-pop.

Rina: Saat masih kecil, saya hanya mendengarkan J-pop. Idola pertama saya adalah Ayumi Hamasaki saat saya masih SD.

ayumi hamasaki

Lalu, album atau band apa yang berpengaruh saat kalian mulai membentuk SCANDAL?

Mami: Saat pertama terbentuk, kami semua menonton DVD SUM 41 untuk mempelajari penampilan mereka.

Apa album pertama yang kalian beli?

Haruna: “Don’t Wanna Cry” dari Namie Amuro.

namie amuro

Tomomi: Album Greatest Hits Morning Musume.

Mami: Sama! Greatest Hits Morning Musume.

Rina: Saya juga! Waktu SD saya membentuk grup dance dan mengkopi gerakan mereka… ah saya jadi ingat masa-masa itu.

Morning_Musume_-_Best_1

Kalau konser yang pertama kalian datangi?

Haruna: Konser Arashi.

Tomomi: Morning Musume.

Mami: Ibu saya pernah bilang kalau saya ikut menonton konser Kome Kome Club saat masih berumur tiga tahun… tapi tentu saja saya tidak ingat. Haha.

Rina: Konser Kinki Kids di Kyocera Dome di Osaka bersama ibu saya. Itu pengalaman pertama saya datang ke konser.

Apa yang menjadi inspirasi untuk lirik di lagu-lagu kalian?

Rina: Saya biasanya menulis sendirian di rumah. Namun akhir-akhir ini kami mulai menulis lirik dan membuat lagu secara bersamaan. Terkadang saya yang menyelesaikan semua lirik dan membuat melodi untuk bagian chorus, dan meminta personel lain untuk menyelesaikan sisanya. Inspirasi selalu datang tak terduga, jadi biasanya saya segera merekam inspirasi dengan voice recorder atau menulisnya di buku catatan.

Apa rasanya berada di atas panggung?

Mami: Setiap pertunjukan live, kami selalu berusaha agar penonton bisa merasakan excitement seperti mereka seolah-olah sedang berada di taman hiburan, dan melupakan dunia nyata untuk sejenak.

Kalau bisa berkolaborasi dengan siapa saja, siapa yang kalian pilih?

Haruna: 2NE1!

2NE1

Boleh ceritakan sedikit tentang album baru kalian?

Tomomi: Sejak kami membentuk SCANDAL, lagu-lagu kami memiliki tema utama tentang impian kami untuk mengadakan konser di Osaka-jo Hall. Tempat ini adalah concert hall legendaris di Osaka seperti halnya Nippon Budokan di Tokyo, karena kami semua berasal dari daerah Kansai, venue ini adalah tujuan pertama kami. Setelah impian ini tercapai pada bulan Maret lalu, kami akhirnya mulai membuat lagu yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari. Album baru ini bisa menjadi musik background bagi kehidupan sehari-hari seseorang.

osaka jo

Kalian telah menggelar konser pertama di Indonesia tahun lalu, ada pesan untuk fans Indonesia?

Rina: Kami sangat bahagia melihat banyak fans di Indonesia yang sudah menantikan kami, dan kami merasa kebudayaan Jepang sangat diterima dengan baik. Kami suka makanan Indonesia dan ingin kembali lagi untuk bersantai dan liburan. Kami terus berusaha mengadakan konser di luar Jepang bahkan sebelum major debut kami. Terima kasih banyak untuk semua support dan sampai bertemu lagi di live show kami berikutnya di Indonesia!

Advertisements

2 thoughts on “Influences: Scandal

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s