Style Study: Textile & Leather 101 Workshop at Indoestri Makerspace

IndoestriDengan azas Self Made yang diusung Leonard Theosabrata dalam Indoestri Makerspace, Do-It-Yourself just got rephrased.

I love tote bags. I really do, terutama untuk daily activities karena sifatnya yang praktis dan simpel. Namun, siapa sangka jika di balik bentuknya yang terlihat simpel, there’s quite a process to make one. Hal itu yang saya pelajari sendiri ketika mengikuti one day workshop bertajuk Textile & Leather 101 di Indoestri Makerspace, sebuah makerspace pertama di Jakarta yang digagas oleh Leonard Theosabrata, seorang figur penting di dunia industri kreatif Indonesia saat ini berkat perannya sebagai salah satu founder Brightspot Market dan The Goods Dept. It’s been a long time since I actually make something with my own hand, so I’m more than excited.

Saya tiba sejam lebih awal dari jadwal jam 10 pagi yang ditentukan pada hari Sabtu tanggal 4 Oktober lalu dan memanfaatkannya untuk melihat-lihat warehouse di daerah industri Daan Mogot tersebut. Selain menjadi pabrik furniture Accupunto milik keluarga Theosabrata, lahan seluas satu hektar ini juga memiliki area khusus sekitar 2000m2 untuk Indoestri Makerspace. Di lantai pertama terdiri dari ruang meeting, ruang workshop sekaligus studio foto, dan juga beberapa virtual office yang bisa disewa oleh brand owner atau desainer independen untuk memamerkan produk mereka. Sementara di lantai atas terdapat area luas yang menjadi main attraction dari Indoestri ini sendiri, yaitu sebuah space di mana para anggota bisa berkreasi dengan berbagai alat dan material yang ada dan telah dibagi menjadi bagian-bagian khusus seperti woodwork, metalwork, paintwork, leatherwork, dan sebuah lounge untuk beristirahat atau bertukar ide. Absorbing all those industrial vibes, I’m ready for making something self-made.

indoestri2

Sebelum memulai workshop yang diikuti 20 orang ini, Leo yang juga menjadi tutor workshop kali ini terlebih dulu menjelaskan tentang kampanye SELF MADE yang ia buat. “The creation process is a journey that is irreplaceable even by the destination,” adalah filosofi utama di baliknya. Pria lulusan Art Center College of Design di Pasadena, California tersebut merasa gemas melihat perkembangan industri kreatif yang cenderung stagnan, terjebak hype, dan sustainability yang terasa kurang karena para desainer/pemilik brand yang tidak benar-benar memahami dan menggeluti proses produksi. Kampanye SELF MADE memiliki misi utama mengajak orang untuk mengenal proses berkarya dari tahap paling basic, mempertajam skill, membangun network, dan mengembangkan skema bisnis startup mereka, salah satunya dalam bentuk berbagai workshop yang digelar di Indoestri dalam open house month mereka sepanjang bulan Oktober ini.

indoestri3

Now, off to the actual process. Saya mendapat materi workshop berupa modul, pensil, penggaris, gunting, dan bahan kanvas. Setelah mengguntingnya dalam ukuran yang sudah ditentukan (100 x 50 cm), bahan tersebut dilipat dua sama rata, menyisakan 1 cm di pinggir untuk diobras dan dijahit. Saya belum pernah memakai mesin obras dan it’s been forever since the last time I use sewing machine on middle school, jadi rasanya lumayan menegangkan saat menginjak pedal untuk mengatur kecepatan jarum. Some of the stitches are out of the lines, but hey, that’s the part of learning, right?

Selesai mengobras bagian pinggir, saya melipat bagian pinggir atas tas ke dalam sekitar 3 cm, menandainya dengan jarum pentul, lalu menjahitnya kembali dengan mesin jahit. Kali ini saya sudah agak terbiasa dan mulai bisa mengatur tempo dengan lebih baik. Langkah keempat adalah membentuk bagian dasar tas. Saya melipat kedua bagian pinggir bawah tas sekitar 8 cm dan menjahit garis lurus lalu membalik bagian dalam ke luar, voila, tas pun sudah terbentuk dan tinggal ditambahkan straps. Namun sebelum itu, tas ini dibubuhi logo SELF MADE yang memakai teknik silkscreen terlebih dahulu. Tas kemudian dijemur menghadap sinar matahari langsung agar tintanya cepat kering. Sambil menunggu, saya dan para peserta workshop lain saling berbincang and getting to know each other. Para pesertanya kebetulan memang berasal dari berbagai background, mulai dari mahasiswa seni, fotografer, pemilik brand, ibu-ibu, hingga ayah dan anak yang kompak mengikuti workshop ini. Suasananya sangat menyenangkan dan santai.

InstagramCapture_c078ad86-c16a-474d-bedc-085441ae92e6

Setelah mengambil tas yang sudah kering, last step adalah memasang straps dari bahan kulit. Menurut modul saya harus mengukur sepanjang 65 cm dan lebar 3 cm, namun saya menambahkan 5 cm lebih panjang (70 cm) agar lebih nyaman personally. Straps tersebut dijahit sekitar 3 cm dari bagian atas tas dalam bentuk 2,5 square box. Hal ini bisa dilakukan dengan mesin jahit bila kamu sudah cukup terbiasa, atau dengan jahit tangan yang lebih lama namun lebih presisi kalau kamu belum yakin dengan mesin jahit. Straps are attached, then it’s done! My first ever self-made tote bag which I quite proud of mengingat tas ini dibuat dengan tangan dan hanya dimiliki secara eksklusif oleh peserta workshop. So next time you saw someone carrying this bag, you know that they’re making this bag by themselves.

Selain workshop tekstil, Indoestri juga telah menggelar berbagai workshop menarik lainnya mulai dari ceramic, leather works, dan lecture tentang memulai brand dengan dipandu oleh para praktisi professional di bidangnya masing-masing dan terbuka untuk siapa saja. You should check out their Instagram (@indoestri) to keep yourself updated and be ready to be the part of the SELF MADE movement!

photo 5

http://www.indoestri.com/

Advertisements

3 thoughts on “Style Study: Textile & Leather 101 Workshop at Indoestri Makerspace

  1. Hello…
    Aku mau tanya, dalam program kelas ini menggunakan bahasa inggris atau indonesia ya? Karena jujur saja bahasa inggris saya jelek hehe, terima kasih…

    1. Hi Diaz, untuk kelas di Indoestri, rata-rata modulnya pakai bahasa Inggris, tapi untuk kelasnya sendiri pakai bahasa Indonesia, kecuali ada pengajar dari luar.

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s