The Smiling Eyes, An Interview with Viny & Shania of JKT48

Memasuki tahun keempat perjalanan kariernya, idol group sekaligus fenomena pop culture JKT48 bersiap menuju stage selanjutnya. It’s time to visit them once again.

Pada bulan Juli lalu, saya berkesempatan untuk mewawancarai enam member JKT48 dengan peringkat teratas di ajang sousenkyo JKT48 tahun ini tentang bagaimana mereka bersiap membawa JKT48 menuju fase berikutnya dalam perjalanan karier mereka. Berikut adalah hasil interview bersama duo smiling eyes JKT48, Shania Junianatha (Kanan) dan Ratu Vienny Fitrilya (Kiri), yang sudah melalui proses editing.

img_5227

Shania Junianatha

Team J

Melihat posturnya yang tinggi dengan sikap yang mature, mayoritas orang mungkin akan terkejut saat mengetahui jika gadis kelahiran Solo yang akrab dipanggil Shanju ini sebetulnya baru saja berulangtahun yang ke-17 pada bulan Juni lalu. Sudah bergabung di JKT48 generasi pertama sejak masih berumur 13 tahun, mantan pemain sinetron dan model cilik tersebut selalu menjadi salah satu frontliners dan tidak pernah absen dari jajaran senbatsu sejak single pertama dan bahkan pernah terpilih menjadi center di single ke-7 “Penanda Isi Hati (Kokoro no Placard)” yang dirilis bersamaan dengan versi asli lagu milik AKB48 tersebut di Jepang.

Terkenal dengan performance skill yang di atas rata-rata, energi yang seakan tak pernah habis, dan smiling eyes yang selalu berhasil menjerat banyak fans, ia pun menduduki peringkat 6 dalam sousenkyo tahun ini. Kejutan lain yang menyusul adalah keputusan manajemen untuk menunjuknya sebagai kapten Team J setelah Kinal ditransfer ke Team KIII dalam konser reshuffle tim baru-baru ini. Sebuah tugas yang diterimanya dengan sepenuh hati berkata dukungan dari manajemen, fans, dan orang-orang terdekatnya. “Keluarga pasti dukung banget karena menurut aku member JKT itu penting banget didukung keluarganya karena kita udah jarang banget ketemu keluarga selama di JKT, tapi selama mereka melihat aku masih serius dan senang menjalankannya di sini, mereka sih support aja,” tandasnya dengan ceria.

Bagi kamu, arti sousenkyo itu apa?

Sousenkyo itu lebih seperti hadiah dari fans karena kita udah melakukan hal yang terbaik selama setahun terakhir, soalnya jadi senbatsu di JKT itu bisa lebih banyak chance ikut tampil di TV atau majalah, jadi member juga pasti senang kalau bisa terpilih. Masuk senbatsu kan ada sisi manajemen dan sisi fans. Kalau menurut aku di JKT nggak ada usaha yang sia-sia. Misalnya usaha kita nggak terlihat sama fans, mungkin manajemen yang lihat. Atau sebaliknya, usaha kita nggak dilihat manajemen, tapi mungkin ada fans yang ngebantu kita, jadi menurut aku, kalau kita ada usaha pasti kelihatan sih.

Bagaimana rasanya terpilih jadi kapten, apa sebetulnya tugas kapten di tim?

“Gimana ya rasanya? Kaget sih soalnya aku kan di JKT dari kecil banget dan aku sama sekali nggak kepikiran suatu saat bakal jadi kapten, eh nggak taunya dapat tugas dan kepercayaan, jadi ya harus dijalanin. Peran kapten itu menurutku bukan yang ngatur-ngatur biar semua member harus nurut semua omongan aku, karena aku sendiri masih muda otomatis aku jadi lebih kaya sharing ke member. Kalau ada masalah kaya gini, enaknya tim kita ngapain ya? Lebih ke nyatuin pikiran semua member di tim.”

Arti fans untuk kamu?

“Makin ke sini, JKT48 juga makin berat, banyak generasi baru dan potensi-potensi yang menarik, tapi aku makin ke sini, ada sousenkyo, vote ini vote itu aku jadi ‘Oh ternyata fans aku tuh benar-benar sayang ya sama aku?’ Kaya aku suka mikir, ‘Aku tuh sebenarnya udah kaya gimana sih sampai bikin mereka rela nge-vote?’ Emang arti fans itu penting banget, soalnya kaya kalau kita lagi nggak semangat atau capek latihan sampai subuh, badan rasanya nggak bisa gerak, tapi kita ingat lagi tujuan awal kita di sini untuk menghibur fans juga.”

Kalau ada yang suka komentar negatif di social media?

“Sudah terbiasa kali ya? Kalau misalnya komentar pedas tapi membangun ya kita dengarkan, tapi kadang kita suka nggak mood juga kalau malam-malam habis latihan baca ya nggak usah dibaca, nggak usah bikin dosa bikin kesal, pasti memang ada aja komen negatif, tapi kita ambil positifnya aja.”

Kegiatan yang suka dilakukan di luar JKT?

“Tidur! Haha! Atau apa ya? Nonton drama… Paling main sama teman-teman sih, itu pun kadang aku nyuruh mereka yang main ke rumah aku, sambil tidur atau ngapain, yang penting sih istirahat. Kalau ada kesempatan istirahat ya istirahat.”

Apa lagu AKB48 yang paling ingin kamu bawakan?

“’Mae Shika Mukanee’, soalnya kalau lagu-lagu kaya ‘10nen Zakura’ atau yang lain kayanya udah biasa untuk JKT, kalau lihat ‘Mae Shika Mukanee’ rasanya gila keren banget kalau dibawain, tapi ‘UZA’ juga boleh sih, haha.”

img_5236

Ratu Vienny Fitrilya

Team KIII

Biasa dipanggil dengan nama Viny, gadis berusia 19 tahun ini dikenal sebagai the artsy girl dalam JKT48 karena tak hanya menguasai beberapa tarian tradisional, mahasiswi jurusan desain komunikasi ini juga andal di bidang ilustrasi dan menulis. Walaupun awalnya mengaku sangat pemalu dan canggung dalam soal public speaking, namun sejak bergabung di generasi kedua JKT48 dan menarik perhatian fans berkat karisma dan keramahannya, Viny pun berkembang menjadi salah satu top member di Team KIII yang langganan tampil di senbatsu. Tahun ini, penggemar novelis Haruki Murakami tersebut mendapat posisi the lucky seven di sousenkyo single ke-10 mereka sekaligus menjadi member original Team KIII dengan posisi tertinggi di timnya. “Senang sih, memang Team KIII tahun ini yang masuk senbatsu cuma empat orang, lebih sedikit dari tahun lalu, tapi Alhamdulilah peringkatnya juga lebih naik dari tahun lalu, jadi aku juga senang lihat pencapaian teman-teman aku juga yang tahun lalu nggak masuk, tahun ini bisa masuk senbatsu. Team KIII selama setahun kemarin juga selalu berusaha sama-sama kasih semangat satu sama lain supaya naik lagi peringkatnya,” ungkap Viny.

Apa arti ajang sousenkyo menurutmu?

“Kita di sini ada yang udah empat tahun, ada yang mau tiga tahun, jadi lebih ke arah usaha kita selama ini udah sampai mana sih, udah cukup keliatan di mata fans apa belum. Lebih ke tolak ukur diri kita masing-masing juga. Semua member pasti dalam hatinya pengen jadi center, cuma kan udah ada keputusan sendiri dari manajemennya dan di ajang-ajang kaya sousenkyo dan revival itu saatnya kita dan fans berusaha untuk itu. Dari kitanya juga kalau misalnya nggak rajin latihan atau nggak rajin promosi di social media juga pasti nggak bisa, kita juga harus semangat untuk itu.

Kalau tentang fans?

“Arti fans buat aku itu kaya keluarga, orang yang dukung aku. Aku sih maunya mereka tahu walau aku kadang suka terlihat kurang perhatian atau apa, tapi aku melakukan ini semua buat mereka juga. Kaya semua kerja keras, keringat, dan air mata yang udah aku lakuin di sini ya untuk mereka, jadi aku pengennya mereka lihat usaha aku juga. Orang-orang mungkin ngiranya member nggak baca mention, padahal sebetulnya kita rajin banget baca, nggak ada member yang nggak suka baca Twitter. Ada fans yang suka bikin review penampilan kita itu juga pasii dibaca, karena kan dari sisi mata fans jadi bisa tahu bagaimana sih kita sebenarnya, jadi itu penting banget buat dilihat juga.”

Bagaimana sih arti menjadi idol untukmu?

Fans melihat kita kaya seseorang yang dipanuti, jadi kita nggak boleh anggap itu enteng juga. Kerjaan kita ini pekerjaan yang dilihat banyak orang, jadi kita nggak boleh asal bertindak atau bersikap karena di luar sana walau kita nggak tahu jumlahnya berapa, walau cuma 1-2 orang, pasti ada yang ngeliat kita,  walau kita tampil di pojok panggung sekalipun pasti ada yang melihat kita, jadi kita nggak boleh malas-malasan pas perform di manapun. Kita harus jaga attitude kita supaya orang yang lihat kita juga ikut senang.”

Susah tidak bagi waktu selama di JKT48?

“Aku kan kuliah dari pagi sampai sore terus kegiatan JKT biasanya mulainya dari sore sampai malam. Kuliah aku memang tugasnya banyak jadi memang lebih ribet sih karena sampai rumah juga harus begadang dulu bikin tugas, tapi untungnya teman dan dosen di kampus juga bisa koperatif. Kebetulan papa-mama aku juga kerja tapi selama ini mereka pun tahu aku nggak macam-macam. Kan seumuran aku juga banyak yang coba ini coba itu, tapi di sini kegiatan kita udah jelas, ada manajer juga yang bantu sharing informasi jadwal kita ke orangtua jadi mereka nggak khawatir. Kalau pun pulang malam, mereka juga udah tau kegiatan aku dan support banget.”

Ada bedanya nggak Viny yang di JKT48 dan yang sehari-hari?

“Sebetulnya kalau di JKT, kaya komentar teman aku yang aku suruh nonton bilangnya ‘Lho kok Vin, lo kalau di JKT bawel banget ya?’ Karena sebetulnya aku lebih suka diam sih, aku kalau misal baru kenal sama orang memang nggak banyak ngomong, terus lebih suka menyendiri aja, tapi bukan berarti aku pendiam kaya kak Veranda. Sebetulnya aku bawel, tapi kalau misal ada waktu-waktu yang lain lagi ramai, aku gak suka ikut yang ramai, lebih suka sendiri.”

Kalau di luar JKT, personal style kamu seperti apa?

“Kalau aku sih sukanya warna-warna monokrom kaya hitam, putih, abu-abu atau warna tanah kaya cokelat. Baju-baju aku sih rata-rata kalau kata anak-anak kaya nenek-nenek. Lebih ke gaya simpel dan manis sih.”

Viny juga punya blog sendiri di JKT48, itu bagaimana ceritanya?

“Senang sih karena dikasih kesempatan dan wadah untuk nyalurin hobi aku menulis, walaupun sampai sekarang belum terlalu maksimal kayanya, tapi ke depannya ingin lebih digali lagi, karena memang agak bentrok dengan waktu di sini, jadi nulisnya kapan? Cuma aku memang pengen fans bisa lihat aku di sisi yang lain. Aku orangnya memang suka corat-coret di diary atau notes, dan di otak aku selalu ada pikiran tentang ini tentang itu yang bikin aku kaya ’Gimana ya nuanginnya?’ Ya caranya dengan menulis.”

Lagu AKB yang ingin kamu bawakan?

“Sama kaya Shania, ‘Mae Shika Mukanee’. Kemarin pas konser AKB kan aku lihat dari samping tirai pas mereka nampilin lagu itu dan keren aja ngeliatnya, pengen banget bisa bawain lagu itu, apalagi itu lagunya Yuko Oshima kan.”

As published in NYLON Indonesia August 2015

Fotografer: Willie William

Stylist: Patricia Rivai

Viny: Atasan dan bawahan dari Pinx.

Shania: Kemeja dari Uniqlo, dress dari UGLY.

Advertisements

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s