Filmstrips: Cannes 2016 Movie Picks Part. 2

Sebagai salah satu festival film paling bergengsi di dunia, Cannes Film Festival yang tahun ini telah memasuki tahun ke-69 telah diselenggarakan pada tanggal 11-22 Mei lalu dan kembali menjadi barometer penting bagi perkembangan sinema dunia di mana tercatat 21 film berkompetisi memperebutkan Palme d’Or, 18 film di seleksi Un Certain Regard dan 10 film pendek telah ditayangkan dalam perhelatan tahun ini. Berikut adalah seleksi film yang harus masuk dalam watch list.

Click here for the part one.

personal-shopper

Personal Shopper

Setelah berkolaborasi dalam Clouds of Sils Maria yang mendapat apresiasi positif, sutradara Olivier Assayas kembali menggandeng Kristen Stewart dalam film terbarunya yang bergenre thriller ini. Kristen berperan sebagai Maureen Cartwright, seorang gadis Amerika di Paris yang bekerja sebagai personal shopper untuk selebriti bernama Kyra (Nora von Waldstätten) di mana ia tak hanya dihantui oleh klien yang demanding, tapi juga teror tak kasatmata dari bayangan saudara kembarnya yang telah meninggal dan pesan-pesan misterius dari nomor tak dikenal yang mendorongnya melakukan perbuatan buruk di luar zona nyamannya.

Julieta

Julieta

Kembali menelusuri female-centric drama yang menjadi andalannya, Pedro Almodóvar menampilkan akting gemilang dari Emma Suarez dan Adriana Ugarte yang keduanya memerankan Julieta sang tokoh utama dalam film yang berdasarkan tiga cerita pendek dalam antologi Runaway karya Alice Munro ini. Julieta di usia paruh bayanya (Suarez) adalah wanita Madrid yang berusaha menata hidupnya setelah tragedi yang menimpa suaminya, Xoan (Daniel Grao). Putri satu-satunya, Antia (Blanca Parés) melarikan diri tanpa penjelasan apapun saat berumur 18 tahun dan pencarian berbekal sekelumit info hanya membuka kenyataan jika ia tidak pernah benar-benar mengenal putrinya.

Neon Demon

The Neon Demon 

Dibintangi oleh aktris-aktris muda seperti Elle Fanning, Abbey Lee, dan Bella Heathcote, film terbaru Nicolas Winding Refn ini mengambil latar dunia fashion Los Angeles di mana Jesse (Fanning) seorang model 16 tahun direkrut oleh seorang desainer eksentrik (Alesandro Nivola) sebagai muse dan seketika menjadi the It model yang menjadikannya target kecemburuan dari wanita-wanita yang terobsesi pada kecantikan untuk merebut apa yang mereka tidak miliki dalam diri Jesse: youth & innocence. Jesse pun membuka tabir dunia fashion yang walau terlihat gemerlap namun ternyata penuh darah, skandal, dan obsesi liar.

 the-handmaiden-is-an-upcoming-south-korean-film-based-on-the-novel-fingersmith-by-sarah-waters-being-directed-by-park-chan-wook-and-starring-kim-min-hee-ha-jung-woo-and-kim-tae-ri

The Handmaiden

Dikenal sebagai sutradara Korea dengan tendensi humor gelap yang brutal, Park Chan-wook membawa adaptasi novel Fingersmith karya Sarah Waters yang berlatar di Inggris masa Victorian ke Korea di masa kependudukan Jepang di tahun 1930-an. Nam Sook-hee (Kim Tae-ri), seorang gadis pencopet terlibat dalam rencana jahat Count Fujiawara (Ha Jung-woo), seorang penipu ulung yang berpura-pura menjadi bangsawan Jepang demi menikahi dan merebut harta Lady Hideko (Kim Min-hee), seorang wanita Jepang kaya yang tinggal di bawah asuhan pamannya, Kouzuki (Cho Jin-woong). Menyamar sebagai pelayan, rencana Sook-hee berantakan ketika sang target justru jatuh cinta padanya dan seiring waktu menguak lapis demi lapis rahasia.

i_daniel_blake_no_film_school_interview

I, Daniel Blake

Daniel Blake (Dave Johns) adalah seorang pengrajin kayu berusia 59 tahun di daerah Newscastle Inggris yang terkena serangan jantung dan memutuskan mendaftarkan diri untuk menerima bantuan pemerintah lewat program Employment and Support Allowance. Dipusingkan oleh masalah birokrasi yang rumit dan petugas pemerintah yang tidak kooperatif, ia bertemu single mother bernama Katie (Hayley Squires) dan kedua anaknya yang demi melarikan diri dari ancaman tinggal di penampungan kaum homeless di London harus berjuang memiliki sepetak tempat tinggal. Mengangkat isu kondisi ekonomi dengan humanis, film garapan sutradara Ken Loach (yang telah berusia 80 tahun) ini berhasil mendapat penghargaan tertinggi Palme d’Or di Cannes tahun ini.

 

Advertisements

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s