On The Records: Mallaka

In this era of internet famous, anonimitas adalah hal yang romantis. Setidaknya itu yang saya rasakan saat mendengarkan musik Mallaka, sebuah proyek solo dari singer-songwriter yang konon bernama Aksop Aryaduit (not his real name, I presume). Entah sengaja atau tidak, informasi soal dirinya memang sangat minim, baik foto maupun biografi. Clue lain tentang dirinya saya dapat dari halaman Bandcamp milik Barokah Records (Jatinangor-based netlabel) yang merilis debut EP Mallaka pada tanggal 11 April 2015 silam. Dalam liner note EP berisi 4 lagu itu, Barokah Records menyebut bahwa Mallaka adalah Poska Ariadana, mahasiswa Indonesia di Beppu, Jepang yang menggubah lagu lo-fi ambient berbasis gitar dari puisi-puisi karyanya sendiri.

Terlepas dari anonimitas yang ia pilih dan pengakuan bahwa ia baru pernah tampil live sekali dalam acara peluncuran buku temannya, itu bukan alasan untuk tidak mengapresiasi musiknya. “Saya bermain musik dari SMP. Karena dulu saya pikir musik adalah hal yang cukup aneh—orang-orang berkumpul di sebuah ruangan untuk menonton orang lain memainkan bongkahan kayu yang terpasang senar,” cetusnya dalam email interview ini. Mendengarkan lagu-lagu seperti “Aku Akan Pulang Cepat Malam Ini”, “Sebelum Kau Tidur”, “Gipsy”, atau “Nanti” (dengan sisipan cover “Melati Suci” karya Guruh Soekarnoputra) yang mengajak kita melamun dalam lirik melankolis nan kontemplatif yang dijodohkan dengan petikan gitar lo-fi bernuansa dreamy dan haunting, semua lagu yang ia racik memang terdengar seperti rekaman intim seorang secret admirer yang romantis dan obsesif di saat yang sama. Begitupun saat menikmati “Foto-Foto Yang Kuambil Saat Merindukanmu”, lagu instrumental sepanjang hampir 5 menit yang terinspirasi dari film Tempting Heart karya Sylvia Chang.

 Menyebut musiknya sebagai Pop Kejawen, Aksop yang mengidolakan musisi Jeff Buckley, John Frusciante, dan Tom Waits juga pernah merendisi lagu anak-anak “Balonku” menjadi lagu sentimental berjudul “Wheresoever She was, There was Eden Part 1”. Untuk sekarang, mungkin kita memang baru bisa menikmati musiknya lewat SoundCloud, namun dengan segala potensi yang ia punya, we hope to see and hear more about him.

Debut EP
Mallaka debut EP (Barokah Records, 2015).

Hi Aksop, apa kabar? First thing first, apakah Aksop Aryaduit adalah nama asli atau hanya alias?

Halo! Kabar baik. Akhir-akhir ini sedang mencoba memahami Masha and The Bear tanpa subtitle. Saat ini tinggal di Jakarta dan belum bisa menyetir. Iya, itu nama asli yang diubah-ubah sedikit.

Apa cerita di balik nama Mallaka yang kamu gunakan untuk proyek ini?

Karena suka saja sama bunyinya dan biar tidak Java-centric juga. Dan ada seorang kenalan yang bilang (seingat saya ya) kalau sejarah Islam di Indonesia sangat terpengaruh Melaka—namun banyak dilupakan di sejarah tertulis Indonesia. Lalu belakangan, ada seseorang yang cukup penting bagi saya yang pernah ke Melaka, bilang bahwa di sana ada aura-aura nostalgic yang agak angker a la Peranakan-Tionghoa-Melayu (mungkin feeling-nya mirip seperti Semarang?). Dan saya selalu suka corak-corak Peranakan-Tionghoa-Melayu, entah kenapa.

Apakah memang dari awal kamu ingin anonimitas tetap menjadi bagian dari musikmu?

Tidak juga, cuma agak malu-malu saja.

Boleh cerita soal lagu “Wheresoever She was, There was Eden Part 1”?

Itu karena habis baca The Diary of Adam and Eve karyanya Mark Twain dan saya pikir daripada sekadar share soal bukunya begitu saja di social media, mungkin bisa juga nge-share lewat bentuk lagu.

Ada rencana merilis album atau single secara proper?

Kalau sudah ketemu orang yang mau jadi vokalis mungkin nanti akan dipikirkan!

Last, what’s your dream gig/collaboration/project?

Saya sangat berharap Pandu Priyanto, Arief Handoko, Anandya Kurniawan, dan Andrew Anggardhika untuk kembali ke Indonesia nanti dan bermusik di sini!

https://soundcloud.com/mallakapost

Shout out your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s