Got IT? 5 It Girls Illustrations From 5 It Female Illustrators

{It Girls: The girls you want to know more about, the girls you want to look like, the girls you say you hate but you secretly love them.}

Walaupun konsep tentang seorang “It Girl” senantiasa menjadi hal yang abstrak dan setiap orang memiliki definisi personalnya tentang sosok enigmatik tersebut, sejak istilah “It” pertama kali dipakai Rudyard Kipling untuk menyebut kualitas misterius seorang perempuan dalam cerpennya yang  berjudul Mrs. Bathhurst di tahun 1904, kemunculan Clara Bow sebagai the original It Girl, hingga kelahiran generasi It Girl terkini seperti Kendall Jenner dan Gigi Hadid, istilah It Girl akan terus disematkan kepada para perempuan berkarakter yang once in awhile akan muncul dan menjadi bahan bibir semua orang berkat sikap effortless dan sense of style yang natural. The best part? Setiap It Girl memiliki karakternya masing-masing, and that’s why we love them. Dengan semangat itu, saya mengumpulkan lima ilustrator perempuan muda berbakat untuk bercerita secara visual tentang It Girl favorit mereka masing-masing.

nylonzozo

Zoë Kravitz

Oleh

Talula Zuhra Soenharjo / @ilsavancamp

Processed with VSCOcam with b5 preset

I am… 22-year-old design student who loves films. My definition of It Girl… Someone who is incredibly good at what they do; wears nice, interesting clothes; has good taste in everything, percaya diri. I love Zoë because… Dia multitalenta, style-nya berantakan tapi enak dilihat, and I love her dreadsMy favorite object to draw… Girls, girls, girls! My inspirations… Stories, teen angst, coming of age graphic novels, and girls. One song to describe my artwork… The Smashing Pumpkins’ “Stand Inside Your Love”, just because I mainly listen to it when I’m drawingLatest obsession… Video alien di YouTube.

jane-birkin-1-copy

Jane Birkin

Oleh

Kanishka Andhina / @kanishk_

img_1367

I am… A person who enjoys art and science and everything odds about life. My definition of It Girl… Ikon perempuan yang dikenal dan dikagumi banyak orang for her image, for her background, or her work yang stand out di antara milyaran perempuan lainnya. I love Jane because… Her signature beauty transcends so many eras. My favorite object to draw… HUMAN! My inspirations… My sadness, hahaha, the gloominess helps me in many ways. One song to describe my artwork…  Mew – “A Dark Design”. Latest obsession… I’m obsessed to clean my hands over and over.

katemoss_nylon

Kate Moss

Oleh

Jessica Verina / @jessicavije

Processed with VSCOcam with hb1 preset

I am… Currently working as a graphic designer at Terry Palmer Group Indonesia and a freelance GD/illustrator. My definition of It Girl… Perempuan yang berprestasi, punya passion, bisa jadi role model buat para perempuan lain, dan punya sesuatu yang unik yang bisa membuat dia stand out dan diingat orang. I love Kate because… I think she doesn’t give two cents about what anyone says, dia punya attitude yang chill and do her things in her own ways. My favorite object to draw… I’m always drawn to draw human portraits, especially beautiful and unique looking women. Selain itu aku juga suka buat ilustrasi intimate scenes & flowers, haha. One song to describe my artwork… Kaleo –“All the Pretty Girls” (that’s pretty much all I draw). Latest obsession… I’ve been doing a lot of watercolor works.

maisie-williams1-1

Maisie Williams

Oleh

Sharin Yofitasari / @sharin_y

small-cut

I am… 22-year-old motion graphics artist dan ilustrator. Selain art dan film, aku juga seorang music enthusiast. It’s hard to say which band/artist I like the most, but I often answer: it’s Two Door Cinema ClubMy definition of It Girl… Wanita selebritis yang menggunakan popularitasnya untuk melakukan atau mendukung hal-hal baik seperti charity atau kampanye sosial. I love Maisie because… Dia berpikir sangat dewasa untuk gadis seusianya dan lebih memilih untuk memprotes animal’s rights daripada pose untuk paparazziMy favorite object to draw… Girls. My inspirations… Musik sering jadi inspirasi aku. Kadang aku suka mengambil lirik dari suatu lagu dan memvisualisasikannya dalam gambar. One song to describe my artwork… Beyoncé – “Run The World”. Latest obsession… Album terbaru Last Dinosaurs dan Breaking Bad (karena baru saja nonton ulang).

dian-sastro

Dian Sastro

Oleh

Ayash Hartanto / @wonderyash

ayash

I am… Seorang freelancer yang sedang menggarap beberapa proyek, juga persiapan pameran bersama teman-teman artist lain, dan sekarang juga sudah mulai menggarap tugas akhir. My definition of It Girl… Sesosok perempuan yang diidam-idamkan tiap perempuan di manapun. Mulai dari paras hingga keberuntungannya yang jelas bikin iri. I love Dian because… Dian Sastro itu unik, pendidikan dan kariernya bisa terbilang sukses, plus sangat jarang membuat sensasi di media manapun. Perawakannya juga terlihat tenang dan santai. Cocoklah jadi inspirational public figureMy favorite object to draw… I draw lots of human or human faces. Tapi sebenarnya sangat random, kadang menggambar landscape atau skyscrapers menjadi paling favorit. My inspirations… Mood dan musik. One song to describe my artwork… “It’s A Long Way to the Top” oleh AC/DC. Latest obsession… Mengadakan pameran karya bersama teman-teman terdekat.

Art Talk: The Punk Rock Illustration of Ayash Haryanto

Ayash Haryanto

Pertama kali menemukan akun Instagram @wonderyash yang bernuansa monokrom hitam-putih, saya seperti tidak bisa menahan diri untuk menekan tombol Likes sebanyak mungkin pada karya ilustrasi hitam-putih dengan referensi terhadap musik punk dan pop culture yang begitu kuat dan sosok musisi ikonik seperti Kurt Cobain hingga Morrissey. Kekaguman saya bertambah ketika menyadari jika sang ilustrator adalah seorang perempuan muda dengan penampilan yang cute. Bernama lengkap Ayash Haryanto, ilustrator kelahiran Medan, 26 September 1992 tersebut masih tercatat sebagai mahasiswi semester akhir di salah satu universitas di Jakarta. Mengaku suka menggambar sejak masih sangat kecil, Ayash sendiri baru mulai fokus menggambar sejak SMA dengan kiblat utama gambar-gambar superheroes dari komik DC dan Marvel. Namun, baru ketika masuk kuliah ia memfokuskan diri pada artwork hitam-putih seperti yang ia buat sekarang. “Saat kuliah baru sadar, kalau menggambar, terutama anatomi tubuh dan perspektif, tidak sesimpel itu. Apalagi urusan warna, dan buatku bermain warna itu bisa dibilang sulit nan rumit. Nah, karena aku pribadi merasa kurang bisa memadukan warna, walaupun sempat coba berbagai media seperti cat air atau minyak, aku putuskan untuk fokus dengan artwork black and white. Tidak kompleks, dan tidak mudah, namun aku merasa artwork black and white itu mudah diterima oleh semua orang,” ungkap gadis yang juga gemar bereksperimen dengan media mural tersebut.

tumblr_ne57eoOLI11qa0ub6o1_1280

Secara sekilas, terlihat elemen punk yang kuat di karyamu. Kalau untuk kamu sendiri bagaimana musik memengaruhi proses berkaryamu?

Kalau soal elemen punk dalam gambarku, jujur sekali pada awalnya aku membuat artwork bertemakan punk hanya sekelibat terlintas di kepala karena waktu itu aku nggak sengaja lagi scrolling down Tumblr dan nemu salah satu foto yang aku kira cocok untuk aku bikin quick sketch. Mulai dari situ, aku kepo sama genre punk ini, kemudian aku penasaran dengan culture, cara berpakaian, ideologi, dan terutama musik mereka yang mendukung aku dalam pembuatan proses karya. Buatku, musik itu pembangkit mood. Musik apapun itu, terkadang saat membuat artwork punk pun aku nggak selalu mendengarkan musik mereka juga. Karena ya, lagi-lagi menyesuaikan dengan suasana hati.

Siapa saja seniman favoritmu?

Seniman favoritku cukup banyak. Untuk yang dari luar negeri aku suka Raymond Pettibon, Sam Dunn, Alex MDC, Benjamin Lande, dan mereka semua seniman/ilustrator yang mostly black and white. Untuk dalam negeri, ada Roby Dwi Antono (aku favorit sama lukisan popsurealisnya), Amenkcoy, dan masih banyak lagi. Influens benar-benar datang dari Raymond Pettibon dan Amenkcoy. Mereka bisa dibilang kiblatku banget.

Wonder1

Apa medium favoritmu dalam berkarya dan kenapa?

Tinta hitam dan kuas. Media paling simpel yang pernah aku pakai. Cukup mudah, dan dalam pembuatan karya nggak memakan waktu banyak, khususnya untuk blocking, aku bisa lebih menghemat waktu. Dan tentunya nggak pusing-pusing menentukan warna.

Selain art, apa lagi yang kamu suka?

Semua kesukaanku sepertinya nggak bisa jauh dari yang namanya art. Aku suka musik. Akhir-akhir ini aku lagi rajin explore soal musik dari genre mana aja dan dari Indonesia atau luar negeri. Karena musik sangat berpengaruh dalam pembuatan karyaku, kadang aku buat playlist sendiri sesuai current mood, dan aku putar saat aku mau buat suatu artwork. Dan biasanya, artwork itu bisa nunjukkin perasaan aku saat itu.

What’s your current obsession?

Obsesiku untuk sekarang, aku mau ngadain mini exhibition (khusus black and white artwork) bareng temen-temen ilustrator lain, dan di dalamnya ada sesi workshop plus gambar bareng menggunakan media tinta hitam aja. Selain itu, aku lagi terobsesi untuk ngebuat artwork band, dari band-band favoritku. Mungkin lingkup musiknya masih nggak jauh dari punk ya, atau mungkin band bergenre ambience.

Who’s your local music hero?

Still Superman Is Dead! Dan Slank… hehe.

Apa project selanjutnya?

Rencana, ingin membuat fanzine yang isinya karya-karya dari teman-teman sekitar terlebih dahulu. Kalau rencana awal sukses, aku akan lanjut ke konsep selanjutnya, yaitu mengajak beberapa ilustrator favorit yang aku kenal untuk ikut berkontribusi langsung dalam menyumbangkan karyanya untuk fanzine ini. Mengapa fanzine, karena buatku ini media yang bisa memperluas koneksi dan menambah teman lebih banyak.

tumblr_nme8s08TAX1qa0ub6o1_1280

Wondeyash’s mixtape:

Talking Heads

“New Feeling”

Buatku ini lagu post-punk yang bisa ngebangkitin mood. Cocok didengerin di waktu apapun. Biasa aku dengerin lagu ini ketika mood lagi jelek-jeleknya, dan berhasil balikin mood jadi baik lagi.

Radiohead

“High and Dry”

I just love the lyrics. Lagu Radiohead terbaik versiku, dan jadi salah satu lagu favorit ketika mood lagi nggak bagus.

The Clash

“The Magnificent Seven”

Ini lagu unik dan bisa cheer up your day. Pertama kali aku dengar salah satu lagu Daftpunk, nggak tau kenapa langsung terbayang lagu ini. Dan ternyata aku temuin mashup dari lagu ini dengan Daftpunk di YouTube.

The Pixies

“Here Comes Your Man”

Mungkin untuk yang suka sama OST 500 Days of Summer, tau lagu ini yang pernah dinyanyikan ulang sama Meaghan Smith. Ini juga termasuk lagu yang bisa  membangkitkan mood.

The Smiths

“Ask”

Lagu ini masih jadi andalan dan masuk ke dalam playlist aku untuk gambar di saat momen-momen senang.

tumblr_nqgibroxYE1qa0ub6o1_r1_1280